15 Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka

15 Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
Daftar Isi Artikel

    Grup yang kalian ikuti atau secara resmi menjadi bagian dari favorit kalian sering kali merupakan grup yang terkenal, tidak hanya di Korea, tapi di seluruh dunia. Tapi kita bahkan sering tidak mendengar tentang grup baru yang debut, bagaimana mereka sering dimanfaatkan, dianiaya, dan bekerja terlalu keras oleh perusahaan mereka.

    Dan 15 grup idol Korea ini seharusnya berpotensi menjadi besar dan lebih terkenal, tapi sayangnya mereka tidak dikelola dengan baik oleh perusahaan mereka, hingga beberapa dari mereka kehilangan anggotanya, bahkan sampai terpaksa harus bubar. Grup apa saja itu? Langsung simak daftar 15 Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka.

    1. 2NE1

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : wikimedia.org

    Kabar YG Entertainment membubarkan 2NE1 merupakan kejutan besar bagi semua orang, bahkan para anggotanya. 2NE1 bisa dibilang adalah salah satu grup paling menonjol di dunia K-Pop, dan bahkan hingga sekarang peringkat reputasi mereka secara konsisten masih tinggi. Fans setuju kalau seandainya YG memberi Minzy dukungan yang dia butuhkan, dia tidak akan meninggalkan agensi. Agensi seharusnya juga mendukung CL dengan debutnya di Amerika, serta mendukung Park Bom selama skandal pengobatannya. YG diduga ingin memulai debut girlgrup yang punya keterampilan yang sama dengan 2NE1 tapi “lebih cantik”.

    2. 4MINUTE

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : kprofiles.com

    Banyak yang bilang kalau Cube Entertainment membiarkan girlgrup 4MINUTE membusuk. Para member sendiri sudah mengatakan kalau mereka ingin tetap menandatangani dengan perusahaan untuk melanjutkan sebagai grup. Mantan anggota 4MINUTE, Jiyoon mengatakan kalau sebelum mereka bisa berbicara tentang kegiatan di luar grup, kontrak mereka baru saja berakhir, dan rasanya seolah-olah mereka mencari tahu tentang pembubaran mereka melalui laporan. Mereka tidak berpikir tentang pembubaran tapi akhirnya harus bubar karena perusahaan.

    3. After School

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : channel-korea.com

    Pledis Entertainment terkenal karena tidak tahu bagaimana memperlakukan girlgrup, dan After School adalah salah satu korbannya. Comeback terakhir mereka pada tahun 2013 dengan "First Love," dan grup itu kemudian dikirim ke Jepang. Setelah aktivitas Jepang, mereka lalu ditinggalkan. Akhirnya, dengan segera para member mulai meninggalkan agensi. Mantan maknae Lee Kaeun bergabung dengan Produce 48 tapi tidak berhasil lolos di final, dan meninggalkan perusahaan setelah program berakhir. Sampai sekarang, After School tidak secara resmi dibubarkan, tapi satu-satunya anggota mereka yang tersisa adalah Nana dan E-Young.

    4. B.A.P

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : joins.com

    Sampai sekarang, para penggemar masih merasa kesal dengan TS Entertainment karena tidak menjaga B.A.P dengan baik. Ketika mereka pertama kali debut, mereka berada di level yang sama dengan BTS, dan orang-orang berharap mereka naik menjadi bintang di industri K-Pop. Namun, karena kesalahan manajemen mereka, B.A.P berakhir di berbagai tuntutan hukum dengan perusahaan dan sejak itu popularitasnya makin menurun.

    5. BOYFRIEND

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : kpopmap.com

    BOYFRIEND adalah boygrup yang dibentuk oleh Starship Entertainment pada tahun 2011. Grup ini mendapat banyak perhatian selama debut mereka, tapi mereka terus mempromosikan grup di luar negeri (selama hampir 5 tahun melakukan promosi di Jepang) hingga akhirnya kehilangan popularitas rookie mereka, dan berakhir dengan pembubaran pada 17 Mei 2019 lalu.

    6. COED School

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : fandom.com

    COED School terdiri dari 2 sub grup yang disebut 'F-ve dolls' dan 'Speed'. Grup ini terlalu sering melakukan perubahan anggota dan kurangnya kegiatan promosi. Pada pertengahan 2013, seorang wakil dari agensi mereka, Core Contents Media mengatakan dalam sebuah wawancara kalau mereka tidak punya rencana untuk mereformasi Co-Ed lagi karena kedua sub-unitnya sudah tumbuh dan mengubah susunan mereka menjadi grup independen. Lalu pada akhir 2014, sub-unit perempuan grup itu, F-ve dolls, dibubarkan sehingga semua anggota meninggalkan agensi, disusul dengan semua anggota laki-laki dari sub-unit Speed.

    7. Crayon Pop

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : seoulbeats.com

    Crayon Pop dikenal sebagai salah satu keajaiban K-Pop, dengan orang-orang yang bertanya-tanya kenapa mereka tidak menjadi lebih terkenal dari yang mereka lakukan. Mereka populer dengan lagu mereka "Bar Bar," tapi perusahaan mereka Chrome Entertainment tidak melakukan apa-apa dengan popularitas yang baru mereka temukan, dan tak lama kemudian hype bagi mereka berkurang.

    8. EvoL

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : narvii.com

    Stardom Entertainment terjebak dalam banyak masalah karena mengambil uang dari keluarga Blok B dan tidak membayar mereka selama berbulan-bulan, dan girlgrup baru mereka, EvoL juga harus masuk ke dalam kekacauan ini. Mereka mendapat comeback terakhir mereka pada 2013, dan pada Agustus 2015 grup ini dibubarkan secara tidak resmi, mengikuti kepergian Yull, Hayana, dan J-Da.

    9. MBLAQ

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : k-popped.com

    MBLAQ dibentuk oleh Rain, dan ketika mereka debut, grup itu berjalan cukup baik dan bahkan menduduki puncak tangga lagu. Mereka punya popularitas yang layak, tapi dengan perusahaan yang tidak tahu cara promosi dengan benar, anggota mereka mulai meninggalkan grup satu per satu. Comeback mereka yang terakhir adalah pada tahun 2015, dan sejak saat itu grup ini sudah absen dari industri K-Pop.

    10. Miss A

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : google.com

    Popularitas Miss A mulai menurun ketika JYP Entertainment berjuang secara finansial. Suzy mulai menjadi aktif dalam dunia akting, dan alih-alih mempromosikan Miss A sebagai sebuah grup, mereka mulai lebih banyak menempatkan kegiatan pada Suzy. Akhirnya grup itu dikenal sebagai "Suzy dan teman-teman". Banyak yang berpikir kalau JYP Entertainment mulai punya mentalitas "bahkan jika kita tidak memberi mereka comeback, kita masih bisa menghasilkan uang dengan Suzy". Pada akhirnya, para anggota mulai meninggalkan perusahaan satu per satu, dan grup itupun lalu bubar.

    11. NU'EST

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : hellokpop.com

    Tak cuma girlgrup, sepertinya Pledis Entertainment memang tidak cukup baik dalam menangani grup yang mereka bentuk. Kali ini, NU'EST, boygrup yang debut pada tahun 2012 itu kabarnya harus bepergian dengan bus umum untuk pergi ke tempat promosi mereka. Selain itu jadwal kegiatan mereka yang tumpang tindih, promosi di luar negeri dan promosi Korea yang sangat sedikit membuat popularitas mereka kurang dikenal di dunia K-Pop.

    12. PRISTIN

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : channel-korea.com

    PRISTIN adalah girlgrup lain dari Pledis Entertainment yang tidak bisa mereka pertahankan. Grup ini berpotensi menjadi hit, dengan dua anggota (Nayoung dan Kyulkyung) yang merupakan jebolan dari I.O.I dan beberapa anggota lain yang juga mantan kontestan Produce 101. Tapi dengan kepergian Kyla ke Amerika setelah comeback pertama mereka karena alasan kesehatan, Pledis meninggalkan gadis-gadis itu. Mereka membentuk sub-unit pada tahun 2019 yang disebut PRISTIN V yang cukup mendapat kesuksesan, tapi Pledis akhirnya membubarkan grup secara keseluruhan segera setelahnya.

    13. RANIA

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : youtube.com

    RANIA atau BP Rania merupakan girlgrup asal DR Music yang dibentuk oleh musisi Teddy Riley. Beberapa tahun setelah debut hingga sekarang, RANIA sering melakukan pergantian anggota. Banyak anggota yang sudah meninggalkan grup, bahkan tanggal 25 Januari 2020 lalu diumumkan anggota Namfon keluar dari grup. Sekarang RANIA hanya menyisakan satu anggota dari formasi kedua dan tiga anggota baru yang salah satunya merupakan mantan anggota girlgrup Stellar.

    14. The Ark

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : lifeasapetite.blogspot.com

    The Ark bubar bahkan sebelum mereka benar-benar bisa bersinar, dengan agensi mereka, Music K Entertainment, yang membubarkan mereka tepat setelah debut mereka. Ini memalukan, karena girlgrup itu sangat dicintai karena menjadi grup yang kuat dengan penari yang luar biasa serta vokalis yang solid. Banyak yang percaya pembubaran mereka karena vokalis utama mereka telah mengembangkan nodul vokal dan tidak bisa bernyanyi. Namun, ada desas-desus kalau perusahaan ingin mengubah konsep mereka menjadi sesuatu yang mencolok, dan para anggota tidak menginginkannya.

    15. Topp Dogg (Xeno-T)

    Grup K-Pop yang Dirusak Oleh Perusahaan Mereka
    Sumber : hellokpop.com

    Perjalanan Topp Dogg di dunia K-Pop sangatlah sulit. Mereka memulai debutnya dengan 13 anggota, semuanya mulai berantakan setelah mantan anggota Kidoh dan Gohn mengajukan tuntutan hukum terhadap perusahaan mereka karena salah urus dalam karir mereka. A-Tom juga akan menarik diri dari grup untuk berpartisipasi dalam acara Produce 101 Season 2 dan kemudian akan bergabung dengan JBJ, meninggalkan Topp Dogg. Aktivitas terakhir dari grup adalah merilis album Jepang pada tahun 2018.



    Itulah daftar 15 grup idol Korea yang dirusak oleh agensi mereka. Beberapa dari mereka ada yang masih bertahan di perusahaan mereka, bahkan ada yang terpaksa harus bubar. Masih banyak grup-grup Kpop lain yang juga mendapat perlakuan tidak baik oleh perusahaan mereka diluar sana. Jadi, Otaku Hyung harap kalian para fans dari mereka agar memberi banyak cinta kepada mereka agar mereka tetap semangat, terlebih untuk mereka yang masih bertahan dan masih exist di dunia K-pop meskipun hancur gara-gara perusahaan mereka.
    Jadi bagaimana menurut kalian? Berikan pendapat kalian dengan memberikan komentar di bawah ini.